Prabowo Maju Ke RI 1, Wakilnya Siapa?

  • Bagikan
Prabowo Subianto dan Muhaimin. (Int)

INITIMES.COM, JAKARTA – Jelang pemilu 2024 nama-nama calon Presiden dan Wakil Presiden telah bermunculan. Salah satu nama calon yang akan maju di kontes RI 1 adalah Prabowo Subianto.

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dipastikan maju sebagai calon Presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Kendati Gerindra telah resmi berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), hingga saat ini belum ada sosok yang disandingkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo.

1. Cak Imin Kurang Dongkrak

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menilai, Prabowo harus disandingkan dengan cawapres yang memiliki elektabilitas baik jika ingin menang dalam Pilpres 2024.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dinilai jadi cawapres yang paling potensial disandingkan dengan Prabowo, namun sayanagnya elektabilitas Muhaimin masih sulit mendongkrak elektoral.

Baca Juga  Survei SMRC: Prabowo dan Anies Bersaing Ketat, Ganjar Teratas

“Kalau melihat dari hasil survei ada urutan elektabilitas cawapres, yang tertinggi itu Sandiaga Uno, kedua Ridwan Kamil, dan ketiga Erick Thohir. Paling tidak, tiga di antara itu,” ujar Karyono mengutip dari IDN Times, Ahad (16/10/2022).

2. Ridwan Kamil

Menurut Karyono, peluang Prabowo disandingkan kembali dengan Sandiaga Uno seperti Pilpres 2019 lalu sangat kecil. Menurutnya, sosok yang ideal secara survei yang dipaparkan adalah Ridwan Kamil.

Kendati demikian, peluang itu tergantung kesepakatan antara Gerinda dengan PKB.

“Tapi kalau berpasangan dengan Sandiaga Uno kembali kelihatan agak sulit direalisasikan. Kalau dengan Ridwan Kamil masih memungkinkan (menang), cuma tergantung PKB dan Muhaimin merelakan itu atau tidak,” kata dia.

Baca Juga  Jokowi Tak Hadiri HUT NasDem, Surya Paloh: Acara Internal

3. Kemungkinan dari Pihak Luar

Lebih lanjut Karyono menuturkan, berdasarkan pengalaman Pilpres, PKB sering mengalah dalam hal pengusungan capres maupun cawapres.

Dengan demikian, kata dia, tidak menutup kemungkinan, Prabowo pun dipasangkan dengan cawapres yang bukan berasal dari kader PKB.

“Meskipun dalam politik bisa saja terjadi, kalau melihat fakta empirik, PKB juga ending-nya tidak selalu memaksakan ketua umumnya untuk menjadi capres ataupun cawapres. Fakta empirik ya ini, bisa dilihat dari Pemilu ke Pemilu,” kata dia.

“Pada akhirnya, PKB realistis juga untuk mengusung nama lain, tokoh lain. Tapi ya kalau masih dipaksakan Cak Imin menurut saya berat ya Prabowo,” ucap Karyono.

  • Bagikan